PEKANBARU – Aliansi Cipayung Plus Kota Pekanbaru yang terdiri dari GMKI Pekanbaru, KAMMI Pekanbaru, PMKRI Pekanbaru, dan PC PMII Pekanbaru menyampaikan pernyataan sikap tegas terhadap arah kepemimpinan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah komando Listyo Sigit Prabowo.
Ketua GMKI Pekanbaru, Agustri Afrianto Sitompul, menegaskan bahwa sudah sepatutnya Prabowo Subianto selaku Presiden Republik Indonesia mengambil langkah tegas dengan mencopot Kapolri. Menurutnya, masa jabatan Kapolri yang telah berjalan hampir lima tahun perlu dievaluasi secara menyeluruh, terutama dalam konteks dinamika kepemimpinan nasional dan turunnya kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Evaluasi menyeluruh penting demi menjaga marwah institusi dan memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua PD KAMMI Pekanbaru menyoroti pentingnya reformasi Polri yang sistematis dan menyeluruh. Ia menilai regulasi terkait masa jabatan Kapolri masih menimbulkan multitafsir. Ketidakjelasan norma dalam undang-undang dinilai berpotensi memicu polemik berkepanjangan serta menghambat kepastian hukum dalam tata kelola institusi.
Sementara itu, Ketua PMKRI Pekanbaru, Benedik Bonaventura Tarigan, menyampaikan bahwa Kapolri perlu melakukan refleksi atas berbagai persoalan besar yang mencuat selama masa kepemimpinannya. Beragam kasus yang mencoreng nama institusi dinilai menjadi indikator bahwa pembenahan struktural dan kultural di tubuh Polri belum berjalan optimal.
Muhammad Arsyad selaku Ketua Cabang PMII Pekanbaru menegaskan bahwa Cipayung Plus membuka ruang dialog dan adu gagasan secara konstruktif demi percepatan reformasi. Namun sebagai bentuk tanggung jawab moral, pihaknya secara tegas mendesak agar Kapolri mundur secara terhormat demi kebaikan institusi dan stabilitas nasional.
Sebagai penutup, para ketua organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus Kota Pekanbaru secara bersama-sama mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot Kapolri serta meninjau ulang Tim Percepatan Reformasi Polri agar diisi oleh figur-figur independen, kredibel, dan berintegritas.
Cipayung Plus menegaskan, reformasi Polri bukan sekadar wacana politik, melainkan kebutuhan mendesak demi terwujudnya institusi kepolisian yang profesional, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.***MDn
#Copot Kapolri #cipayung Plus