Air Keruh, Tagihan Melonjak: PDAM Bengkalis Dipertanyakan, PEKAT IB Desak Audit Total!

Air Keruh, Tagihan Melonjak: PDAM Bengkalis Dipertanyakan, PEKAT IB Desak Audit Total!

BENGKALIS — Kesabaran masyarakat Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, tampaknya sudah di ujung batas. Pelayanan Perumda Air Minum Tirta Terubuk Kabupaten Bengkalis kini disorot keras setelah gelombang keluhan warga terus bermunculan tanpa solusi nyata.

Ketua PEKAT IB Kabupaten Bengkalis, Jailani, angkat bicara. Ia mendesak Bupati Bengkalis untuk tidak lagi diam dan segera melakukan audit menyeluruh terhadap kinerja PDAM yang dinilai semakin jauh dari kata layak.

Masalah utama yang disuarakan masyarakat sangat mendasar: air yang mengalir ke rumah warga keruh, kotor, bahkan tak jarang tidak bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini jelas mencederai hak masyarakat atas air bersih. 

Tak hanya soal kualitas, tagihan air juga menjadi sumber kemarahan warga. Banyak pelanggan mengaku pembayaran terus membengkak, namun tidak sebanding dengan pemakaian yang mereka rasakan. Transparansi pun dipertanyakan.

Lebih parah lagi, Jailani menyoroti lemahnya pengawasan internal. Ia menilai pemerintah daerah seolah abai terhadap kinerja PDAM, termasuk dalam hal evaluasi dan audit terhadap pegawai di lapangan.

“Ini bukan sekadar keluhan biasa. Ini kegagalan pelayanan publik. Kalau tidak segera diaudit, ini bisa menjadi skandal yang lebih besar,” tegasnya.

Menurutnya, audit harus dilakukan secara total mulai dari sistem distribusi air, kualitas produksi, hingga manajemen keuangan dan pelayanan pelanggan. Tidak boleh ada lagi pembiaran.

Masyarakat kini menunggu sikap tegas Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan hanya pelayanan yang runtuh, tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

Air bersih adalah hak, bukan kemewahan. Dan ketika hak itu diabaikan, maka yang muncul adalah perlawanan.***MDn

#Bangkalis #PDAM Bengkalis #Pekat IB Bengkalis