Kampar — Kritik tajam dilontarkan Tumiran, mantan Presiden Mahasiswa UIN Riau, terhadap kepemimpinan Bupati Kampar yang dinilai belum menunjukkan perubahan signifikan setelah satu tahun menjabat. Ia menilai, hingga kini pemerintah daerah masih terjebak dalam pola lama: pergantian jabatan tanpa perbaikan sistem.
“Publik sudah terlalu sering melihat pola yang sama. Orangnya berganti, tapi cara kerjanya tetap,” tegas Tumiran.
Menurutnya, satu tahun adalah waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi menyeluruh, bukan sekadar rotasi jabatan atau penyegaran birokrasi. Ia mendesak agar Bupati Kampar berani mengambil langkah tegas dengan mencopot pejabat yang dinilai bermasalah dan tidak mampu merealisasikan program kerja.
Tumiran juga menyoroti kemungkinan ketidaktepatan dalam penempatan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala dinas, yang berdampak pada tidak maksimalnya realisasi janji kampanye. Ia mempertanyakan apakah posisi strategis diisi berdasarkan kompetensi atau justru faktor kedekatan.
Sorotan lain datang dari proyek perbaikan Islamic Centre Bangkinang yang disebut masih menyisakan persoalan, termasuk dugaan kebocoran. Ia menilai hal tersebut bisa menjadi pintu masuk untuk evaluasi serius terhadap kinerja dinas terkait.
“Kalau tidak ada keberanian untuk bersih-bersih sekarang, publik akan menilai pemerintah daerah membiarkan kondisi ini terus berlangsung,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya transparansi dalam proyek-proyek pemerintah agar masyarakat dapat ikut mengawasi. Selain itu, penguatan sistem dinilai lebih penting dibanding sekadar mengganti individu, karena praktik korupsi muncul dari celah yang dibiarkan terbuka.
Tumiran juga mendorong agar pengawasan eksternal dari lembaga seperti KPK, media, dan masyarakat tidak dihindari, melainkan dijadikan mitra dalam membangun pemerintahan yang bersih.
“Kampar ini bukan kekurangan orang pintar. Yang kurang itu keberanian untuk tegas,” pungkasnya.
Kritik ini menjadi sinyal kuat bahwa publik mulai menuntut langkah nyata dari kepemimpinan daerah. Pertanyaannya kini, apakah Bupati Kampar akan mengambil langkah berani untuk melakukan pembenahan total, atau tetap bertahan dalam pola lama yang terus menuai sorotan.***MDn
#Kabupaten Kampar #Ahmad Yuzar Lemah Sahwat #Tumiran kampar #Bupati Kampar Ahmad Yuzar